Nasi telah jadi bubur

Maria agak cemas melihat perubahan roman wajah Fahri yang terlihat emosional. Tiba-tiba Fahri menepikan mobil dan berhenti dekat sebuah shelter bus. Fahri tersenyum kecut, menyesali kebodohannya. Gadis cantik dan cerdas seperti Maria mana mungkin sudi bersanding dengan dirinya. Inilah buah kenekadan mencurahkan isi hatinya.

Congratulations on your engagement. From now on, I think we should never see each other. I’ll catch bus from here and thanks for everything…” Fahri terus nyerocos sambil bergerak keluar mobil.

Maria ikut keluar mobil, tak disadarinya matanya telah berkaca-kaca mengejar Fahri yang terus duduk di bangku shelter yang sepi. ”It’s not fair! Give me a chance to explain..

Maria ikut duduk di sebelah Fahri, ia tak menghiraukan butir-butir air matanya yang bercucuran, “Do you know that I’ve been waiting that confession for so long? Do you know that I was so lonely and missed you so much that I cried on my pillow every night?” I still can’t believe that I saw you again…”

Maria terengah-engah tak dapat melanjutkan kata-katanya, tapi Fahri seperti tak mendengar bahkan tak menoleh sedikitpun. Maria tak kuasa mencegahnya ketika sebuah bus berhenti dan Fahri melompat naik meninggalkan Maria yang menangis di shelter sendirian.

Fahri tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Hatinya masih kesal dan marah. Ia marah pada dirinya sendiri yang tak bisa mengukur diri. Ia merasa seperti pungguk yang merindukan bulan. Meskipun ia telah memperkirakan jawaban tersebut dari bibir Maria, tapi tetap saja ia tak sanggup menahan dan menanggungnya.

Sementara itu Maria telah menyeka air mata dengan jilbab. Ia berusaha tegar dan kembali ke dalam mobil yang mesinnya masih menyala. Ia tak menduga sedikitpun reaksi Fahri akan seperti itu. Ia menyesal mengapa begitu tergesa memberitahukan keadaan dirinya. Tapi nasi telah jadi bubur, yang dapat dilakukan adalah membuatnya menjadi bubur ayam yang gurih dan nikmat seperti yang pernah diajarkan Fahri kepadanya. (Bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: