Kenali Gaya Belajarmu!

Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda. Mengetahui gaya belajar belum tentu membuat Anda menjadi lebih pintar, tapi Anda akan dapat menentukan cara belajar yang lebih efektif. Pada dasarnya setiap individu menggunakan semua indera dalam menyerap informasi. Gaya belajar muncul karena dorongan potensi atau kemampuan yang dominan pada diri Anda yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Terdapat tiga macam gaya belajar berdasarkan modalitas yang digunakan individu dalam menyerap informasi. Ketiga gaya belajar tersebut adalah visual, auditory dan kinestestik.

Auditory adalah gaya belajar yang memanfaatkan kemampuan “pendengarannya” sebagai cara belajar yang disukainya. Beberapa ciri auditory learner antara lain:

  • Lebih suka mendengarkan dosen menjelaskan secara lisan
  • Mampu mengingat dengan baik materi yang didiskusikan dalam kelompok atau kelas
  • Mengenal banyak sekali lagu dan dapat menirukannya secara tepat dan komplit
  • Suka berbicara
  • Kurang suka tugas membaca (dan pada umumnya bukanlah pembaca yang baik)
  • Kurang dapat mengingat dengan baik apa yang baru saja dibacanya
  • Kurang baik dalam mengerjakan tugas mengarang/menulis
  • Kurang memperhatikan hal-hal baru dalam lingkungan sekitarnya, seperti: hadirnya siswa baru, adanya papan pengumuman yang baru, dll.
  • Melirik ke kiri dan kanan ketika mencoba mengingat sesuatu
  • Mengucapkan tulisan ketika membaca
  • Mudah terganggu oleh keributan
  • Berbicara kepada diri sendiri saat bekerja

Visual adalah gaya belajar yang lebih banyak memanfaatkan “penglihatan”. Beberapa karakteristik visual learner adalah:

  • Lebih suka melihat dosen menjelaskan secara tulisan/gambar berwarna-warni dan memperhatikan ekspresi dosen
  • Saat petunjuk untuk melakukan sesuatu diberikan, biasanya akan melihat teman-teman lainnya baru dia sendiri bertindak
  • Cenderung menggunakan gerakan tubuh untuk mengekspresikan atau mengganti sebuah kata saat mengungkapkan sesuatu
  • Kurang menyukai berbicara di depan kelompok, dan kurang menyukai untuk mendengarkan orang lain
  • Biasanya tidak dapat mengingat informasi yang diberikan secara lisan
  • Biasanya dapat duduk tenang di tengah situasi yang ribut atau ramai tanpa merasa terganggu
  • Lebih suka belajar dengan cara membaca daripada mendengarkan penjelasan dosen
  • Berbicara dengan cepat
  • Melirik ke atas ketika mencoba untuk mengingat sesuatu
  • Mengingat apa yang dilihat, daripada yang didengar
  • Mementingkan penampilan dan teliti terhadap detail

Kinestestik adalah gaya belajar yang memanfaatkan “fisiknya” sebagai alat belajar yang optimal. Beberapa karakteristiknya adalah:

  • Suka menyentuh segala sesuatu yang dijumpainya
  • Tidak dapat lama duduk diam
  • Suka mengerjakan segala sesuatu dengan menggunakan tangan
  • Biasanya memiliki koordinasi tubuh yang baik
  • Suka menggunakan objek yang nyata sebagai alat bantu belajar
  • Mempelajari hal-hal yang abstrak (simbol matematika, peta, dsb) menjadi hal yang sangat sulit
  • Berbicara dengan lambat
  • Melirik ke bawah ketika mencoba mengingat sesuatu
  • Menggunakan jari sebagai penunjuk ketika membaca buku
  • Cenderung terlihat “agak tertinggal” dibanding siswa lainnya

Lain gaya belajar, lain lagi gaya berpikir. Ini juga menarik, insyaAllah akan dibahas pada posting berikutnya. Selamat mengenali gaya belajar Anda dan memanfaatkannya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: