Petunjuk Instalasi Compiler C

Untuk dapat menjalankan program dalam bahasa C, kamu membutuhkan compiler C. Ada berbagai compiler C yang dapat digunakan, misalnya Turbo C, Microsoft Visual C, Borland C Builder, dan masih banyak lagi. Bagi kamu yang telah memiliki salah satu compiler tersebut, bisa segera menggunakannya. Untuk mengetahui cara penggunaanya silakan merujuk pada manual dari masing-masing perangkat lunak tersebut.

Jika belum memiliki compiler C, maka sehubungan dengan telah diterapkannya UU HAKI, saya sarankan carilah compiler yang sifatnya free, sehingga Anda tidak dicap sebagai pembajak. Salah satu compiler C yang sifatnya free adalah djgpp. Compiler ini tersedia untuk sistem operasi Windows segala versi. Bagi pengguna Linux, tidak perlu bingung-bingung mencari compiler C karena pasti pada sistem operasi Linux telah tersedia gcc.

Untuk mendownload djgpp, silakan kunjungi situsnya. Bukalah browser dan arahkan ke http://www.delorie.com/djgpp. Tampilan dari situs tersebut terlihat seperti Gambar 1.

Gambar 1.

Untuk memudahkan dalam membuat keputusan file-file apa saja yang harus didownload, klik link ZIP Picker. Link ini akan menuntun kamu untuk menuju ke halaman seperti nampak pada Gambar 2.

Gambar 2.

Pada halaman tersebut terdapat sebuah form yang akan menuntun kamu dalam nantinya memilih file-file yang akan didownload. Pertama kali form tersebut meminta untuk memilih dari server mana akan mendownload file-file yang dibutuhkan tersebut. Daftar server-server tersebut tersedia pada drop down Select a suitable FTP site. Secara geografis letak server yang paling dekat dengan Indonesia adalah di Jepang, yaitu ftp://ftp.iij.ad.jp, namun pada daftar tersebut disebutkan bahwa server yang memiliki kecepatan tinggi adalah yang terletak di Austria, yaitu ftp://ftp.univie.ac.at. Jika bingung untuk memilih server mana yang paling tepat, pilih saja Pick one for me.

Berikutnya form menanyakan kegunaan dari djgpp tersebut. Ada tiga pilihan yang tersedia, yaitu:

  • Build and run programs with djgpp
  • Run a program I got that’s built with djgpp
  • Use UNIX to build DOS program

Karena djgpp tersebut nantinya akan kita gunakan untuk melakukan kompilasi dari program-program C yang kita pelajari, maka pilihlah pilihan yang pertama. Selanjutnya form menanyakan sistem operasi apa yang digunakan. Pilihlah salah satu item yang sesuai dengan sistem operasi yang digunakan. Form tersebut juga menawarkan fasilitas bantuan on-line. Silakan pilih Yes apabila kamu menginginkannya.

Langkah berikutnya adalah memilih bahasa pemrograman apakah yang hendak digunakan. Kemudian form tersebut juga menyediakan pilihan untuk mendownload berbagai tools dan extra stuff, silakan pilih sesuai dengan selera. Tidak dipilihpun tidak menjadi soal karena tools-tools tersebut sifatnya hanya alat bantu saja, bukan hal yang pokok.

Setelah form selesai Anda isi, klik tombol Tell me which file I need. Kamu akan dibawa ke halaman yang berisi daftar file yang bisa didownload berdasarkan pilihan-pilihan yang ditentukan tadi. Halaman tersebut kira-kira akan nampak seperti Gambar 3.

Gambar 3.

Dari daftar file yang nampak pada halaman tersebut, file-file pokok yang harus didownload adalah file-file yang berawalan v2 dan v2gnu (awalan tersebut menyatakan letak direktori file pada server).

Setelah seluruh file tersebut didownload, terlebih dahulu buatlah sebuah direktori bernama djgpp, misalnya c:\djgpp. Usahakan untuk membuat direktori dengan nama pendek dan tidak mengandung spasi (gunakan format 8.3 seperti jaman DOS dulu). Jadi tidak disarankan membuat direktori djgpp di c:\program files.

Ekstrak seluruh file zip yang didownload pada direktori yang telah dibuat tadi. Untuk mengekstraknya dapat digunakan file unzip32.exe yang juga tersedia untuk didownload. Pada saat mengekstrak, pertahankan struktur direktori file zip sehingga nantinya hasil ekstrak akan tertata pada direktori yang telah ditentukan oleh pengembang djgpp. Contoh:

  • Dengan pkunzip: pkunzip –d djdev203.zip
  • Dengan unzip32: unzip32 djdev203.zip

Dengan WinZip: aktifkan pilihan Use folder names pada saat mengekstrak. Lihat gambar 4.

Gambar 4.

Jika kamu melakukannya dengan benar, maka pada direktori djgpp yang dibuat tadi akan terdapat beberapa direktori sebagai berikut: bin, contrib, FAQ, gnu, include, info, lib, man, manifest, share dan tmp.

Langkah berikutnya adalah menentukan file djgpp.env sebagai Environment variable dan menentukan direktori c:\djgpp\bin dalam path. Cara untuk menentukan Environtment variable dan path ini berbeda-beda untuk setiap sistem operasi Windows.

Untuk Windows Vista:

  1. Klik kanan My Computer dan pilih Properties.
  2. Masuklah ke tab Environment
  3. Edit PATH dan tambahkan direktori c:\djgpp\bin
  4. Tambahkan variabel baru bernama djgpp dan isilah nilainya dengan file djgpp.env lengkap dengan pathnya.

Untuk Windows XP:

  1. Klik kanan My Computer dan pilih Properties
  2. Masuk ke tab Advanced dan klik tombol Environtment Variables (lihat Gambar 5)
  3. Edit variabel PATH dan tambahkan direktori c:\djgpp\bin
  4. Tambahkan variabel baru bernama djgpp dan isilah nilainya dengan file djgpp.env lengkap dengan pathnya. Khusus Windows XP tidak membutuhkan reboot.

Gambar 5.

Setelah itu jalankan perintah go32-v2 dari command line (DOS Prompt) sebagai berikut:

c:\>go32-v2

Hasil yang didapat kurang lebih sebagai berikut:

DPMI memory available: 8020 Kb

DPMI swap space available: 39413 Kb

Angka-angka tersebut akan berbeda-beda tergantung dari RAM yang tersedia pada sistem. Jika jumlah kedua angka tersebut kurang dari 4 MB, silakan rujuk pada FAQ seksi 3.9.

Nah, sekarang saatnya mencoba compiler tersebut untuk melakukan kompilasi sebuah program C sederhana. Seperti layaknya seluruh programmer C di dunia, program pertama yang mereka buat pada saat belajar C adalah sebagai berikut:

#include <stdio.h>

int main()

{

printf(“Hello W orld!\n”);

return 0;

}

Program tersebut dapat ditulis dengan pengolah kata sederhana seperti Notepad. Simpanlah program tersebut dengan nama test.c. Setelah itu jalankan perintah sebagai berikut:

gcc test.c –o test.exe

Opsi –o berarti output file. Jadi perintah tersebut akan melakukan kompilasi file test.c dengan output test.exe. Jika kemudian file test.exe dijalankan dari command line (DOS Prompt), maka hasilnya adalah teks Hello World.

Akhirnya, untuk mengeksekusi output file test.exe jalankan perintah sebagai berikut:

./test

Selamat mencoba!

2 responses to this post.

  1. assalamualaikum pak …kok gak mau ya di install djgpp pak..katanya gak support pak saya pakai win 7 64 bit pak..gimana solusinya..pak

    mohon bantuan pak..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: