Lismag Pekan ke-10: Sumber Medan Magnetik

Assalaamu’alaikum warahmatullah. Pekan sebelumnya kita telah mempelajari cara menghitung gaya magnetik yang ditimbulkan oleh medan magnetik B yang besarnya diketahui. Pekan ini kita mempelajari cara menghitung besar medan magnetik yang ditimbulkan oleh berbagai sumber medan magnetik.

Sumber-sumber medan magnetik adalah muatan titik yang bergerak, segmen arus dan konduktor berbentuk lurus panjang, simpal lingkaran, solenoida dan toroida yang mengangkut arus.

Ada dua cara menghitung besar medan magnetik, yakni menggunakan hukum Biot-Savart dan hukum Ampere. Hukum Ampere memudahkan penghitungan medan magnetik yang tidak bisa diselesaikan dengan hukum Biot-Savart.

Sedangkan handout materi kuliah dapat diunduh di tautan berikut ini:

Pertemuan 10 Sumber Medan Magnetik

Lismag Pekan ke-9: Medan dan Gaya Magnetik

Assalaamu’alaikum semuanya. UTS telah berlalu, insya Allah sebelum kuliah pekan depan solusinya akan dibahas di kelas. Jika materi kuliah dari pertemuan pertama sampai pekan lalu membahas tentang Listrik, maka mulai pekan depan materi kuliah Lismag adalah tentang Magnetika. Topik pekan depan adalah Medan, Gaya, dan Fluks Magnetik.

Ada banyak kemiripan antara Listrik dan Magnetika. Sebelum kuliah pekan depan kalian harus sudah membaca materi bab 28 buku Young dan Freedman dan jangan lupa membawa catatan kuliah ke kelas pekan depan.

Jika kalian membaca postingan saya pekan lalu kalian pastinya telah mengetahui bahwa pembahasan lengkap soal-soal buku Young dan Freedman tersedia di Internet. Silakan di download dan dijadikan bahan belajar setelah kuliah pekan depan. Sedangkan catatan kuliah dapat diunduh di tautan berikut ini:

Pekan 9 Medan Magnetik dan Gaya Magnetik

Lismag Pekan ke-8: UTS

Assalaamu’alaikum mahasiswa dan mahasiswi yang akan menghadapi ujian tengah semester Lismag pekan depan. Semoga kalian sudah mengerjakan soal-soal latihan yang ada di buku referensi Young dan Freedman. Bagi yang tidak punya buku bisa membaca buku elektroniknya di tautan ini.

Jangan lupa UTS nanti tidak boleh membawa catatan dan HP. Yang perlu dibawa hanya alat tulis dan kalkulator. Yang ketahuan membawa contekan akan dikeluarkan (dengan tidak hormat) walaupun tidak memiliki kesempatan karena telah berniat untuk tidak jujur.

Kalau yang ini hanya untuk yang mau membaca blog saya, jangan diberitahukan kepada mahasiswa yang hanya mau fotokopi catatan kuliah. Selamat belajar, semoga sukses!

Tips Agar Selalu Mampu Jauhi Dosa dan Maksiat

Tak ada keraguan bahwa yang membuat seorang manusia selalu mampu jauhi dosa dan maksiat adalah rasa takutnya kepada Allah. Ibnul Qayyim dalam kitabnya Thariqul Hijratain menjelaskan bahwa seorang manusia akan memiliki rasa takut kepada Allah ‘Azza wa Jalla jika memiliki tiga hal:

  • Menyadari betapa buruknya perbuatan dosa dan maksiat.
  • Percaya kepada hukuman Allah dan Dia akan memberikan balasan atas setiap maksiat.
  • Menyadari bahwa kita tidak tahu apakah Allah menerima taubat atau tidak, dan mungkin saja suatu maksiat bisa menghalangi pintu taubat.

Kuat dan lemahnya tiga hal tersebut berpengaruh terhadap takutnya seseorang kepada Allah. Yang pertama adalah pengetahuan tentang bahaya maksiat serta azab dan kehinaan yang dijanjikan oleh Allah bagi pelakunya, serta betapa dahsyat dan mengerikan siksa-Nya.

Yang kedua dapat dikuatkan dengan pengetahuan tentang asma dan sifat Allah. Siapa yang mengetahui bahwa Rabbnya Maha Mendengar lagi Maha Melihat, ia akan takut kepada Allah. Semakin besar pengetahuan hamba terhadap Rabbnya, ia semakin takut kepada-Nya. Orang yang takut kepada Allah akan mendekat kepada-Nya. Semakin takut kepada Allah, ia pun semakin mendekat dengan ibadah dan perilaku yang khusyuk.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah hamba yang paling tahu tentang Rabbnya, sehingga beliau paling takut kepada-Nya. Dalam hadits sahih disebutkan, “Demi Allah, aku adalah orang yang paling tahu tentang Allah di antara kalian, dan aku orang yang paling takut kepada-Nya.” (HR Ahmad).

Lismag Pekan ke 7: Rangkaian Arus Searah

Assalaamu’alaikum mahasiswa dan mahasiswi yang mengambil Lismag. Semoga kalian telah membaca bab 27 buku Young dan Freedman sebelum kuliah pekan depan. Judul materi kuliah pekan depan adalah Rangkaian Arus Searah. Jika pada pekan lalu kita mempelajari tentang kapasitansi ekuivalen, muatan dan potensial pada setiap kapasitor, maka pekan ini kita mempelajari tentang resistansi ekuivalen, arus dan potensial pada setiap resistor.

Setelah itu kalian akan mempelajari tentang Kaidah Kirchhoff. Kalian harus membaca dan mengerti strategi penyelesaian soal di halaman 263-264 khususnya penjelasan Gambar 27-6 dan 27-7.

Selanjutnya adalah bagaimana mengukur potensial, arus dan resistansi dengan galvanometer d’Arsonval.

Yang terakhir adalah jika sebuah kapasitor diberi muatan oleh sebuah aki yang dihubungkan seri dengan sebuah resistor, maka arus dan muatan kapasitor tidak konstan. Begitu juga ketika kapasitor mengosongkan muatan, arus dan muatan tidak konstan.

Catatan kuliah untuk pekan ini bisa didownload di tautan berikut:

Pekan 7 Rangkaian Arus Searah

Lismag Pekan ke 6: Arus, Hambatan dan TGE

Assalaamu’alaikum mahasiswa dan mahasiswi yang mengambil Lismag. Semoga kalian telah membaca bab 26 buku Young dan Freedman sebelum kuliah besok. Judul materi kuliah pekan ini adalah Arus, Hambatan, dan Tegangan Gerak Elektrik. Jika pekan lalu kita mempelajari tentang potensial V, maka pekan ini kita mempelajari tentang arus I dan hambatan (resistansi) R dalam rangkaian listrik.

Arus listrik I adalah banyaknya muatan yang bergerak melalui luas tertentu per satuan waktu. Ketika muatan bergerak dalam sebuah rangkaian listrik, maka energi potensial listrik berpindah dari sumber tegangan ke rangkaian listrik tempat energi tersebut disimpan atau dikonversi ke dalam bentuk energi lain.

Resistansi R berasal dari resistivitas, yakni rasio medan listrik E dan kerapatan arus J. Hukum Ohm menyatakan bahwa resistivitas sebuah resistor adalah konstan. Kemudian kita akan membahas tentang persamaan yang terkenal itu, V = IR. Persamaan ini menyatakan bahwa potensial V pada sebuah resistor sebanding dengan arus I yang melalui resistor tersebut.

Yang terakhir adalah pembahasan tentang tegangan gerak elektrik (TGE) yang di buku Fisika SMA dikenal dengan istilah gaya gerak listrik (GGL). Sebuah rangkaian tertutup yang mengangkut arus yang kontinyu harus mengandung sebuah sumber TGE. Sebuah sumber TGE mempertahankan selisih potensial yang konstan dan mempunyai hambatan dalam.

Catatan kuliah untuk pekan ini bisa didownload di tautan berikut:

Pekan 6 Arus, Hambatan dan TGE

Lismag Pekan ke-5: Kapasitansi dan Dielektrika

Assalaamu’alaikum mahasiswa dan mahasiswi yang mengambil Lismag. Semoga kalian telah mengerjakan sendiri latihan soal pekan lalu. Agar dapat mengikuti perkuliahan pekan ini dengan baik, saya ingatkan kalian harus membaca bab 25 buku Young dan Freedman sebelum kuliah.

Judul materi kuliah pekan ini adalah Kapasitansi dan Dielektrika. Kapasitor adalah sepasang konduktor yang dipisahkan oleh ruang hampa. Jika konduktor kapasitor diberi muatan sama besar tapi berlainan jenis, maka diantara konduktor terdapat medan listrik dan potensial listrik. Kapasitansi sebuah kapasitor dinyatakan sebagai rasio muatan terhadap potensial (Q/V). Kalian akan mempelajari bagaimana cara menghitung muatan dan potensial listrik pada rangkaian kapasitor yang tersambung secara seri dan paralel.

Yang juga penting untuk dipahami adalah peran dielektrika yang mengisi ruang hampa di antara konduktor kapasitor. Catatan kuliah untuk pekan ini bisa didownload di tautan berikut:

Pekan 5 Kapasitansi dan Dielektrika