Once In A Blue Moon

Sekitar tahun 1988 seorang guru bahasa Inggris bernama Ms. Kristina pernah mengajar saya istilah ‘once in a blue moon‘. Saya memahamimya sebagai adverb of frequency untuk menyatakan periode yang sangat lama, nyaris mendekati ‘once in a life time‘. Waktu itu internet belum ada, ensiklopedia Brittanica juga belum punya (sampai sekarang masih). Walhasil saya hanya manggut-manggut karena Ms. Kristina juga tak bisa menjelaskan berapa lama periode waktunya.

Peristiwa langka terjadinya super blue moon nanti malam mengingat saya kembali dengan blue moon. Ternyata periode blue moon tidaklah terlalu lama, hanya sekitar 2,6 tahun saja. Istilah blue moon digunakan untuk bulan purnama kedua yang terjadi dalam satu bulan masehi. Misalnya di bulan Januari 2018, bulan purnama terjadi tanggal 2 dan 31. Jadi bulan purnama 31 Januari 2018 nanti malam adalah blue moon.

Yang membuat blue moon nanti malam menjadi fenomena langka adalah karena bersamaan dengan fenomena gerhana bulan dan super moon. Terakhir kali fenomena ini terjadi pada 31 Maret 1866, atau 152 tahun silam. Sebagai seorang muslim, kita disunnahkan shalat gerhana dan mendengarkan khutbah, sebagaimana hadits yang panjang berikut:

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau menuturkan bahwa gerhana matahari pernah terjadi pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lantas beliau bangkit dan mengimami para sahabat –radhiyallahu ‘anhum– dan beliau memanjangkan berdiri. Kemuadian beliau ruku’ dan memperpanjang ruku’nya. Kemudian beliau berdiri lagi dan memperpanjang berdiri tersebut namun lebih singkat dari berdiri yang sebelumnya. Kemudian beliau ruku’ kembali dan memperpanjang ruku’ tersebut namun lebih singkat dari ruku’ yang sebelumnya. Kemudian beliau sujud dan memperpanjang sujud tersebut. Pada raka’at berikutnya, beliau mengerjakannya seperti raka’at pertama. Lantas beliau beranjak (usai mengerjakan shalat tadi), sedangkan matahari telah nampak.

Setelah itu beliau berkhutbah di hadapan orang banyak, beliau memuji dan menyanjung Allah, kemudian bersabda,

” إن الشَّمس و القَمَر آيتانِ مِنْ آيَاتِ الله لاَ تنْخَسِفَانِ لِمَوتِ أحد. وَلاَ لِحَيَاتِهِ. فَإذَا رَأيتمْ ذلك فَادعُوا الله وَكبروا وَصَلُّوا وَتَصَدَّ قوا”.

Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selanjutnya bersabda,

يَا أُمَّةَ مُحَمَّدٍ ، وَاللَّهِ مَا مِنْ أَحَدٍ أَغْيَرُ مِنَ اللَّهِ أَنْ يَزْنِىَ عَبْدُهُ أَوْ تَزْنِىَ أَمَتُهُ ، يَا أُمَّةَ مُحَمَّدٍ ، وَاللَّهِ لَوْ تَعْلَمُونَ مَا أَعْلَمُ لَضَحِكْتُمْ قَلِيلاً وَلَبَكَيْتُمْ كَثِيرًا

Wahai umat Muhammad, demi Allah, tidak ada seorang pun yang lebih cemburu daripada Allah karena ada seorang hamba baik laki-laki maupun perempuan yang berzina. Wahai Umat Muhammad, demi Allah jika kalian mengetahui yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” (HR. Bukhari, no. 1044).

Advertisements

Kecerdasan Finansial

 

 

 

 

Seperti dilansir Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) dan harian Kompas, laju perekonomian Indonesia tahun 2018 diperkirakan masih akan seret. Maka resolusi tahun ini tepat sekali jika Anda meningkatkan kecerdasan diri Anda secara finansial. Secara ringkas, kecerdasan finansial membuat seseorang berubah dari budak uang menjadi majikannya.

Budak uang artinya semua aspek kehidupan Anda diatur oleh uang. Dalam setiap segi, uang yang mengatur kehidupan Anda. Anda harus meninggalkan rumah dan orang yang Anda cintai karena mengejar uang. Anda pergi kemana ada uang besar menanti, meskipun sering tidak diakui.

Kehidupan Anda sangat tergantung pada uang. Jika ada uang Anda senang, jika tidak ada uang anda stress. Jika ada uang Anda hidup mewah. Jika tidak ada ya biasa saja. Naik turunnya kehidupan Anda tergantung kepada uang yang diperoleh.

Seseorang yang cerdas finansial dan menjadi majikan uang, maka dia tidak perlu mencari uang besar. Mereka membangun sumbernya uang yaitu aset atau disebut juga pendapatan pasif. Mereka akan tahu uang jenis apa yang dicari dan kemudian bagaimana mengaturnya sehingga uang itu bermanfaat untuk anak dan cucu.

Meskipun memiliki banyak uang, mereka tidak tergoda untuk hidup semewah dia bisa. Uangnya yang terus diperintah kesana kemari untuk bekerja dan menghasilkan uang lagi. Dengan demikian uang hasil kerja sekarang bisa dinikmati sampai ke anak cucu.

Beberapa contoh cara mendapatkan pendapatan pasif adalah:

  • Menulis buku. Penulis buku mendapatkan keuntungan dari pendapatan royalty. Nilai royalty akan ditulis dalam sebuah kontrak dan dibayarkan sesuai dengan yang tertuang dalam kontrak.
  • Membuat aplikasi handphone atau komputer. Pengembang aplikasi juga mendapatkan keuntungan dari royalty dan beberapa sumber pendapatan lainnya, misal biaya perawatan, biaya pemasangan dan lain-lain.
  • Menyewakan toko, kios, rumah, kamar atau kendaraan dengan perjanjian tertulis dan materai.
  • Membeli waralaba yang memiliki track record yang terpercaya.

Kalau ditanya, kira-kira untuk jadi wirausahawan hal apa yang perlu dikuasai? Hal yang paling dasar untuk dikuasai adalah penjualan, penjualan dan penjualan. Cara belajar menjadi penjual bukan dari teori tetapi dari praktek. Maka seperti kata Nike, just do it!

Tendangan Tanpa Bayangan

El Classico edisi 236 digelar di Santiago Bernabeu tadi malam (23/12/2017). Banyak hal unik dan lucu yang belum pernah terjadi dalam sejarah El Classico sebelumnya. Berikut hasil pengamatan saya selengkapnya.

Pertama, khusus laga El Classico biasanya saya tidur siang dulu supaya bisa bangun dini hari untuk nonton siaran langsung. Tapi kali ini tidak perlu karena pertandingan ditaja jam 19.00 WIB, katanya untuk memanjakan penonton di Asia Tenggara khususnya di Indonesia, wedew!

Kedua, untuk pertama kalinya Barca menang di kandang Madrid tiga kali beruntun. Luis Suarez membuka keunggulan di menit 54. Messi mengubah skor jadi 2-0 dengan eksekusi penalti di menit 64. Gol terakhir ke gawang Real Madrid dicetak gol oleh Aleix Vidal.

Ketiga, ketika mencetak gol seperti biasa Messi melakukan selebrasi di depan gerombolan fans Real Madrid. Tentu saja hal itu mengundang reaksi dari fans Los Blancos, apalagi saat itu Cristiano Ronaldo dkk. tengah tertinggal 2-0. Yang terjadi adalah para fans Madrid serentak mengacungkan jari tengah pada pemain yang paling banyak membobol gawang Madrid sepanjang sejarah El Classico.

Keempat, pada penghujung laga Messi merancang assist untuk gol ketiga Barcelona yang dicetak Aleix Vidal. Saat mengirim assist dengan kaki kiri tersebut, Messi ternyata cuma memakai satu sepatu. Sebelum mengirim assist, Messi ditekel Marcelo namun sayang seribu sayang cuma dapat sepatu sebelah kanan. Ini merupakan assist ke 200 Messi bagi Barca.

Kelima, ketika Barca mendapat hadiah tendangan bebas Ronaldo ikut berdiri sebagai pagar betis dan Messi maju sebagai penendang. Messi melepas tendangannya. Tentu saja sekuat tenaga. Bola yang mengalir deras itu lantas mengenai kepala Ronaldo. Dari tayangan lambat, Ronaldo tampak begitu menderita. Meskipun mereka kemudian bersalaman, fans Madrid tetap menuduh Messi sengaja mengarahkan bola pada kepala Ronaldo sebagai balas dendam atas Ballon d’Or 2017.

Terakhir, ada satu momen lucu yang akan dikenang usai digelarnya laga El Clasico. Momen tersebut yakni ketika peraih lima kali gelar Ballon d’Or, Cristiano Ronaldo, mengeluarkan jurus “tendangan tanpa bayangan”. Momen ini terjadi pada menit ke-11. Toni Kroos bergerak dari sisi sayap Madrid dan mampu melepas umpan mendatar. Laju bola tidak terlalu kencang dan tepat ke arah Ronaldo. Tapi, pemain 32 tahun justru gagal menendang bola tepat sasaran. Ia hanya menendang angin karena bola lewat begitu saja. Di Indonesia momen seperti ini lazim dijuluki jurus tendangan tanpa bayangan. Bagaimana dengan Anda, pernah melakukan jurus yang sama dengan Ronaldo?

Ayat Ayat Cinta 2

Selama tiga hari akhirnya saya menyelesaikan novel dengan tebal 690 halaman ini. Seperti novel pendahulunya, Habiburrahman selalu meramu setiap karyanya dengan memasukkan ruh-ruh Islami. Namun di novel AAC2 ini, dia tidak lagi menggunakan tokoh Aku sebagai sudut pandangnya, melainkan sudut pandang orang ke tiga.

Secara kisah, nggak ada yang wedew. Pertama, Fahri masih terlalu sempurna dan menguasai karakter hero dalam cerita. Tokoh macam begini seperti mustahil. Akademisi sukses terus pengusaha juga. Padahal dalam hidup ini ada opportunity cost. Di kehidupan nyata, Steve Jobs dan Bill Gates mau bisnis mesti mengorbankan kuliah. Ulama zaman dulu pun untuk mencari ilmu mesti mengorbankan kehidupan sosial dan bisnis. Tapi rajin dan tekunnya Fahri bisa dijadikan pelajaran.

Kedua, hampir semua tokoh di novel ini pernah air matanya meleleh. Cuma si Baruch yang tidak. Terlalu banyak kalimat ‘matanya berkaca-kaca’. Sayang seribu sayang saya tidak ikut terbawa berkaca-kaca atau melelehkan air mata. Jadinya aneh, seperti waktu melihat semua orang menangis tapi kita bingung karena tak terbawa suasana. Ini kenapa hey pada nangis?

Ketiga, tokoh di novel ini bicaranya panjang-panjang. Fahri bisa sampai empat halaman dialog dia sendirian. Tak ada yang konsisten tokohnya bicara pendek-pendek saja. Di kehidupan sehari-hari, omongan kita kok ya tidak sepanjang di novel ini. Saya jadi heran.

Keempat, kisah cintanya begitu khas Habiburrahman. Semua perempuan di novel ini sudah pasti cantik. Novel-novel dan film adaptasi Habiburrahman ini membuat kita jadi susah cari jodoh. Standar jadi terlalu tinggi. Kalau cari suami mesti seperti Fahri atau Azzam, sekolahnya di luar negeri, sukses secara akademis dan bisnis. Kalau mau cari istri mesti seperti Maria, Aisha atau Hulya, bule cantik, kaya dan sholihah. Persoalan nikah jadi runyam dan sukar.

Kelima, soal detil Habiburrahman memang jago. Risetnya bagus untuk nulis novel ini. Tapi sayang seribu sayang detil itu terbatas nama tempat dan kuliner aja. Jadi tak terbayang gambar Edinburgh seperti apa. Pembaca seperti saya yang lemah mengingat nama menjadi sulit mengembangkan imajinasi dari modal nama tempat dan kuliner saja.

Keenam, ending novel ini begitu mudah ditebak. Dari awal tokoh pengemis bermuka buruk muncul, pengemis yang menjadi pembantu Fahri dengan nama Sabina, sudah bisa ditebak ia adalah Aisha, istri Fahri. Tidak jauh berbeda dengan AAC1, Habiburrahman kembali mengusung tema poligami di novel ini. Apa itu tidak terlalu basi? Apa yang terjadi setelah Fahri mengetahui Sabina adalah Aisha? Apa yang terjadi dengan Hulya?

Terakhir, buat yang tak suka membaca, ada kabar baik. Novel AAC2 ini sudah difilmkan masih dengan aktor yang sama: kurus tinggi, mulus tanpa jenggot dan bercelana isbal.

When It Snows

Salju adalah salah satu berkah yang Tuhan berikan untuk umat manusia dan segala sesuatu yang ada di wilayah subtropis dan kutub. Mengapa banyak orang seketika mellow ketika melihat salju turun? Ada kenangan masa lalu yang sekelebat datang di benak, rasa rindu akan sesuatu yang tiba-tiba datang, dan perasaan melankolis yang lain. Bahkan banyak scene di film atau bagian di sebuah cerita dalam novel yang menggambarkan kesedihan karakternya dengan disertai salju.

Peneliti di banyak negara telah membuktikan bahwa cuaca memang mempengaruhi mood seseorang. Seasonal Affective Disorder (SAD) memang benar adanya. SAD sangat dipengaruhi oleh pola cuaca. Jadi, keadaan manusia ketika dalam cuaca tertentu berhubungan dan dipengaruhi oleh cuaca tersebut.

Secara logika, salju membuat suasana seketika sendu. Berdasarkan survey kecil di sebuah media sosial, banyak orang mengurangi kecepatan bekerjanya sejenak dan menikmati salju dari dalam ruangan. Misalnya, banyak orang di sebuah pemukiman penduduk yang duduk bersama sambil mengobrol, menikmati minuman dan makanan hangat atau orang-orang yang sejenak diam untuk menyadari dan menikmati salju. Mengingat kembali apa yang sudah terjadi, hal-hal yang membahagiakan, hal-hal yang menyenangkan tetapi tak dirasakan lagi, dan kenangan indah ketika masa kecil.

Perasaan melankolis yang dirasakan ketika salju turun adalah wajar. Tapi, janganlah mellow terus dipelihara. Jadikan ini sebagai penambah semangat untuk melakukan hal positif dan bermanfaat. Misalnya, membaca al-Qur’an, menulis novel, membaca buku, menghabiskan quality time dengan orang terdekat, tidur, dan lain-lain. Kegiatan-kegiatan tersebut sangat nyaman dilakukan ketika salju turun. Rasa nyaman, inspirasi, dan semangat yang lebih karena suasana lebih tenang dipercaya dapat memaksimalkan hasil kerja dan Anda pun mampu menghasilkan sesuatu yang positif.

Rahasia Petir Yang Baru Terungkap

Bila melihat petir dalam musim hujan tahun 2017 ini, ingatlah sebuah proses fisika rumit yang terjadi di baliknya dan selama ini belum terungkap. Setiap kali petir menyambar, terjadi reaksi nuklir yang menghasilkan partikel langka dan hujan sinar gamma. Dahulu, peristiwa dalam hujan petir itu hanya spekulasi seorang fisikawan bernama CTR Wilson yang memublikasikan pandangannya pada tahun 1925.

Namun kini, spekulasi itu terbukti. Fisikawan Kyoto University, Teruaki Enoto, membuktikan dan memublikasikan risetnya di jurnal Nature, Kamis pekan lalu (23/11/2017). Enoto menguraikan, setiap kali petir terjadi, elektron bergerak cepat di atmosfer dan terus menerus bertabrakan satu sama lain hingga menciptakan plasma dan radiasi. Sebagian hasil proses tersebut menghasilkan kilat yang terlihat oleh mata manusia. Namun, sebagian lagi tak kasat mata, seperti sinar X dan sinar gamma.

Dalam risetnya, Enoto membuktikan bahwa sinar gamma memicu eksitasi nitrogen dan oksigen. Dengan kata lain, memicu reaksi nuklir. Akibat sinar gamma, kestabilan nitrogen dalam bentuk nitrogen 14 terganggu. Akhirnya, terbentuk nitrogen 13. Demikian pula oksigen. Akibat sinar gamma tercipta oksigen 15. Bentuk stabil dari oksigen adalah oksigen 16.

Tak berhenti sampai di situ. Nitrogen dan oksigen dalam bentuk yang tidak stabil melepaskan partikel misterius neutrino dan positron, antimateri dari elektron. Setelah itu, positron berinteraksi dengan elektron. Yang terjadi kemudian, keduanya saling meniadakan, persis seperti yang dinyatakan hukum fisika, hmm.. jadi ingat novel Angels dan Demon.

Neutrino sendiri menjadi tak terdeteksi. Secara umum, Enoto membuktikan bahwa petir adalah akselerator partikel. Proses kala petir terjadi memicu sinar gamma sebesar 0,5 mega elektron-volt, wow!

Messi vs Ronaldo: Mana yang Benar-benar Lebih Baik?

Selama satu dekade, perdebatan siapa yang terbaik antara Ronaldo atau Messi, terus berlangsung. Jika hanya melihat jumlah gelar, Messi adalah pemenangnya. Pada kenyataannya, tidak jelas siapa pemenang antara Ronaldo dan Messi. Mereka menang secara bergantian. Namun, saat ini Ronaldo sejujurnya lebih berada di atas karena baru saja meraih gelar pesepakbola terbaik FIFA 2017 yang ke-5 menyamai rekor Messi dan kemungkinan besar juga memenangkan Ballon d’Or yang akan diumumkan akhir tahun.

Stade de France, Saint-Denis, Paris, 10 Juli 2016, seekor ngengat nempel di wajah Ronaldo yang sedang menangis. Kelakar2 dalam bentuk meme kemudian bermunculan. Salah satu meme terbaik saat itu adalah ngengat yang wajahnya diganti menjadi wajah Messi yang sedang tersenyum, seolah-olah sedang menghapus tangis dari wajah Ronaldo. “Kita senasib, bro”.

Saat itu Portugal bermain imbang 0-0 dengan Austria di fase grup E Piala Eropa, di mana sepakan penalti Ronaldo gagal karena membentur tiang dan juga Ronaldo yang tiba-tiba terkenal karena ekspresi kagetnya.

Kesimpulan pada hari itu adalah Messi dan Argentina yang sedang dalam perjalanan mereka memenangi Copa America, sementara Ronaldo dan Portugal sedang terancam tersingkir secara dini dari fase grup Piala Eropa.

Yang bisa kita perkirakan setelah hari itu tentunya hampir sama, yaitu seperti yang sudah disebutkan di atas: Messi akan berjaya bersama Argentina untuk pertama kalinya sementara Ronaldo akan kembali merana bersama Portugal.

Kemudian Ronaldo melakukan tindakan tidak terpuji ketika hendak diwawancarai oleh sebuah stasiun televisi, ia melempar mike wartawan ke danau. Ronaldo langsung semakin dikenal sebagai pemain arogan, egois, individual, sekaligus narsis.

Hal itu tentu berbanding terbalik dengan sosok Messi saat itu. Messi lebih dikenal sebagai family man, team player, dan juga dengan tingkah laku yang lebih baik.

Tapi apa yang terjadi kemudian? Messi bermain di final Copa America lebih dari 120 menit, gagal mengeksekusi penalti, menangis, hingga memutuskan pensiun dari tim nasional Argentina meskipun kemudian comeback.

Bandingkan dengan Ronaldo, hanya 25 menit berada di atas lapangan final Piala Eropa 2016, dia juga menangis, tapi teman-temannya berhasil memenangi trofi internasional pertama untuk Portugal.

Tahun 2017 tidak jauh berbeda. Barcelona dan Messi mengawali tahun ini dengan impresif menjadi topskor La Liga dan sekaligus terbaik di Eropa dengan 37 gol sementara Ronaldo hanya 25 gol. Tidak hanya itu, Messi meninggalkan jauh Ronaldo dalam daftar topskor Liga Champion. Akhir musim 2016-2017 Messi mencetak total 54 gol sedangkan Ronaldo hanya 38 gol selama satu musim.

Yang bisa kita perkirakan tentunya hampir sama, Messi akan berjaya bersama Barcelona sementara Ronaldo akan merana bersama Real Madrid.

Namun apa yang terjadi? Luis Enrique melakukan penggantian mengejutkan terhadap bek Jeremy Mathieu dalam dua laga penentu. Hasilnya, keputusan itu menjadi bumerang saat Barcelona kalah kontra Malaga di La Liga dan kontra Juventus di Liga Champions.

Sementara Madrid memenangkan gelar La Liga di pekan terakhir. Tidak hanya itu, Madrid mencetak sejarah sebagai tim pertama yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions. Di final Ronaldo mencetak dua gol dan menyalip Messi dalam daftar topskor. Pada hari itu Messi sudah membayangkan Ronaldo akan kembali menggondol Ballon d’Or FIFA.

Awal musim 2017-2018 Barcelona memenangkan 8 pertandingan awal dan Messi kembali impresif mencetak 11 gol, sementara Ronaldo belum pecah telor. Di penyisihan Piala Dunia, Ronaldo mampu mencetak 15 gol dan Messi 4 gol, namun Messi mencetak hattrick di pertandingan pamungkas dan menjadi juru selamat Argentina lolos ke Piala Dunia 2018. Di Liga Champion Madrid dan Barcelona sama2 bersinar di puncak klasemen.

Jadi siapa pemenangnya: Ronaldo atau Messi? Jika kita melihatnya dari jumlah gelar, pemenangnya Messi. Jika kita melihatnya dari gelar internasional bergengsi, jawabannya Ronaldo.

Saya menawarkan jawaban terbaik untuk pertanyaan ini: kita semua adalah pemenangnya. Kita adalah saya, Anda, dan dia (tunjuk orang sembarang di sekitar Anda, terutama yang penggemar sepakbola, baik penggemar Argentina, Portugal, Barcelona, Real Madrid, atau apalah).

Kita beruntung bisa menikmati Ronaldo dan Messi, dua anugerah terbaik di sepakbola. Generasi selain kita belum tentu bisa menikmati “kemewahan” seperti ini di sepakbola. Dan cerita mewah ini akan terus berlanjut untuk beberapa tahun ke depan. Itulah kenapa kita semua menjadi pemenang dari “rivalitas” antara Ronaldo dan Messi ini.