Semester 7

Ada sensasi unik yang cuma dipahami oleh mahasiswa semester 7. Inilah semester ketika masa-masa kesenangan kuliah berlalu, digantikan dengan tekanan yang cukup besar. Di semester ini mahasiswa akan melihat teman seangkatan satu persatu sudah mulai lulus dan wisuda lebih cepat. Untuk mahasiswa yang sedang menjalani semester 7, waspadalah dengan gejala-gejala berikut ini.

Gejala pertama, lebih sering di kantin daripada di ruang kuliah. Mengulang mata kuliah semester 1 atau 3 tapi jarang masuk kuliah kecuali ada quiz atau ujian mid semester. Terlambat mengumpulkan tugas. Terlatih memelas pada dosen minta ujian susulan atau tugas tambahan.

Gejala kedua, pelajaran yang sudah dipelajari selama enam semester seakan hilang semua dan tidak membantu menghadapi skripsi. Tidak punya buku catatan kuliah atau buku cetak referensi selain fotokopi itu pun sudah copot covernya. Hobi mengoleksi file materi kuliah dan buku elektronik tapi tak pernah dibaca. Lebih hobi lagi mengoleksi video porno gratisan dari internet.

Gejala ketiga, kemalasan menghadapi skripsi meningkat. Jangankan menghadapi skripsi, lihat laptop saja sudah malas. Maunya refreshing terus tapi tidak jelas refreshing dari kejenuhan apa.

Gejala keempat, makin terampil dalam urusan sistem kebut semalam. Sering begadang dan bangun tidur kesiangan. Sering main gitar, main bilyar atau main game di warnet.

Jika salah satu gejala ini ada pada seorang mahasiswa semester 7, maka hendaklah segera istighfar dan mendekatkan diri kepada Allah dengan shalat lima waktu berjamaah di masjid, shalat tahajjud, membaca al-Quran, puasa sunnah, dzikir harian, rutin menghadiri pengajian dan ibadah sunnah lainnya. Selain itu segera konsultasi dengan pembimbing akademik untuk menambah motivasi belajar dan kiat-kiat menghadapi skripsi.

Advertisements

17 Agustus

Setiap perayaan hari kemerdekaan Indonesia, lomba panjat pinang dan balap karung adalah menu wajib yang selalu hadir. Tua muda selalu antusias berpartisipasi dalam lomba yang memang sangat seru ini. Namun tahukah Anda? dibalik kemeriahan suasana panjat pinang dan balap karung tersimpan kisah suram tentang asal usul permainan rakyat ini.

Bila kita mengadakan lomba panjat pinang dan balap karung setiap 17 Agustus, dulu sebelum Indonesia merdeka ternyata lomba ini telah diadakan, namun beda tanggal. Pemerintah Belanda menggelarnya setiap tanggal 31 Agustus untuk memperingati ulang tahun Ratu Wilhemina.

Disinilah pribumi dilecehkan, orang-orang pribumi yang bersusah payah jatuh bangun memanjat tiang licin ini menjadi hiburan tersendiri bagi orang Belanda. Mereka memandang pribumi begitu lucu karena mau berebut untuk sesuatu yang bagi mereka tak berharga.

Begitu juga dengan lomba balap karung. Bukti sejarah juga menunjukkan permainan ini telah ada sejak jaman penjajahan. Konon orang-orang pribumi begitu sulit hidupnya hingga mereka hanya mampu berpakaian dengan karung goni. Karena kesal, mereka mneginjak-injak karung dan entah bagaimana akhirnya kekesalan mereka itu berubah menjadi sebuah permainan adu lari memakai karung.

Bila ditelusuri, ternyata balap karung juga bukan hanya ada di Indonesia. Sebuah foto memperlihatkan beberapa tentara Jerman pada masa Perang Dunia II sedang lomba balap karung dengan serunya. Mana versi yang benar, belum ada penelitian lebih lanjut tentang itu.

Beberapa pemerhati sejarah telah mengusulkan permainan ini dihapuskan dari perayaan hari kemerdekaan. Mereka menganggap permainan tersebut merupakan peninggalan Belanda yang melecehkan pribumi sehingga tidak pantas dilestarikan.

Namun hal itu tak mudah dilakukan karena panjat pinang telah mengakar dalam budaya Indonesia. Banyak orang yang mengatakan agar jangan terlalu mempermasalahkan latar belakang sejarah. Ambil saja nilai positifnya. Panjat pinang mempunya filosofi positif tentang sebuah kerjasama tim sementara balap karung membawa semangat persaingan penuh hiburan. Benarkah demikian?

7 Jurus Hidup Sehat

Agar tetap sehat, ada banyak cara untuk mendapatkannya. Salah satunya, ikuti 7 jurus berikut ini dan dapatkan kualitas hidup yang lebih baik:

  1. Udara bersih, paru-paru pun sehat

Untuk terhindar dari gangguan pernapasan, hiruplah udara yang bersih dan sehat. Caranya? Tidak perlu repot mencari udara pegungungan, udara pagi pun sangat baik bagi paru-paru Anda. Selain itu hindari pula udara tercemar, seperti asap rokok, asap kendaraan atau debu. Bersihkan rumah dan ruangan kerja secara teratur, termasuk perabot, kipas angin dan AC.

  1. Banyak minum air putih

Air putih adalah yang terbaik dari minuman apapun. Biasakanlah minum air putih 8-10 gelas per hari. Kebiasaan ini akan membantu menjaga kelancaran fungsi ginjal dan saluran kemih. Upayakan untuk minum air hangat di malam hari dan air sejuk (bukan air es) di siang hari. Tambahkan juga sedikit perasan jeruk lemon atau jeruk nipis. Selain baik untuk menyegarkan diri, minuman ini sekaligus membantu mengeluarkan toksin dari dalam tubuh.

  1. Konsumsi menu bergizi dan seimbang

Pilihlah menu dengan gizi yang cukup, seimbang, dan bervariasi. Perbanyak konsumsi sayuran hijau dan buah yang mengandung banyak serat dan zat gizi yang diperlukan tubuh serat. Sebisa mungkin hindari junk food dan makanan olahan, serta kurangi konsumsi garam dan gula. Satu lagi, jangan lupa sarapan pagi! Karena sarapan pagi dapat menunjang aktifitas kita sepanjang hari.

  1. Seimbangkan antara kerja, olahraga dan istirahat

Kerja keras tanpa istirahat sama sekali tidak ada untungnya bagi Anda. Biasakan istirahat teratur 7-8 jam pada malam hari, dan jangan sering begadang atau tidur terlalu malam. Cobalah menggunakan waktu senggang untuk berolahraga ringan atau sekedar melemaskan otot-otot persendian. Berolahraga 2 – 3 kali per minggu selama 30 – 45 menit, cukup membuat tubuh bugar dan stamina prima.

  1. Kontrol kerja otak

Otak, seperti halnya tubuh kita, dia juga butuh istirahat. Jangan terlalu memberi beban terlalu banyak, karena otak pun memiliki memori yang terbatas. Lakukan kegiatan di waktu senggang yang membuat otak bekerja lebih santai, misalkan melakukan hobi yang menyenangkan, seperti melukis, membaca novel terbaru atau hanya sekedar mendengarkan musik.

  1. Jalani hidup secara harmonis

Jangan mengorbankan hidup dengan menuruti kesenangan diri lewat kebiasaan hidup yang buruk dan beresiko. Misalkan, minum-minuman keras, merokok atau menggunakan obat-obatan terlarang. Cobalah untuk menjalani hidup secara harmonis, sebisa mungkin perkecil resiko terjadinya stres emosional atau psikis.

  1. Gunakan suplemen gizi

Hanya jika perlu! Tubuh kita memerlukan antioksidan (beta-karoten), vitamin C, vitamin E, dan selenium. Semua zat ini dibutuhkan oleh tubuh untuk meningkatkan vitalitas dan memperpanjang usia harapan hidup. Untuk memperolehnya bisa dengan cara mengkonsumsi suplemen kesehatan yang banyak dijual di pasaran. Sebaiknya, penggunaan suplemen makanan lebih dianjurkan sebagai terapi alternatif saja dengan mengutamakan jenis suplemen makanan yang sudah diteliti dan bermanfaat.

7 Kebiasaan Hidup Sukses

Stephen R. Covey, seorang motivator menulis buku 7 Habits Of Highly Motivated People. Berikut ringkasannya.

  1. Be proactive, jadilah proaktif.

Kata ini lebih dari hanya sekedar mengambil inisiatif. Kata ini berarti bertanggung jawab atas diri sendiri. Orang yang proaktif tidak menyalahkan keadaan untuk perilaku mereka. Perilaku mereka adalah produk dari pilihan sadar mereka, bukan produk dari perasaan. Antara stimulus dan respons ada ruang. Di dalam ruang itu terletak kebebasan dan kekuatan untuk memilih respons. Di dalam respons itulah terletak pertumbuhan dan kebahagiaan.

  1. Begin with the end in mind, mulailah dengan menentukan tujuan akhir.

Hidup adalah sebuah misi, bukan sebuah karir. Mengusahakan gambaran akhir kehidupan Anda jelas dalam pikiran, memastikan bahwa apa pun yang Anda kerjakan pada hari tertentu tidak melanggar kriteria yang sudah Anda definisikan sebagai yang paling penting. Tiap hari dari kehidupan Anda menunjang misi yang Anda miliki tentang seluruh hidup Anda dengan cara yang berarti.

  1. Put first things first, dahulukan yang prioritas.

Kebiasaan ini adalah pemenuhan, aktualisasi, kemunculan wajar dari kebiasaan 1 dan 2. Kebiasaan ini merupakan pelaksanaan hari demi hari, saat demi saat.

  1. Think win-win, carilah keuntungan bersama.

Sama-sama untung adalah kerangka pikiran dan hati yang terus menerus mencari keuntungan bersama dalam semua interaksi manusia.

  1. Seek first to understand, then to be understood.

Berusaha mengerti terlebih dahulu, baru dimengerti. Jangan berusaha lebih dahulu untuk dimengerti.

  1. Synergize, kerjasama.

Sinergi berarti keseluruhannya lebih besar daripada jumlah bagian-bagiannya. Ia berarti hubungan antar bagian dimana bagian-bagian itu merupakan bagian di dalam dan dari hubungan itu sendiri.

  1. Sharpen the saw, asahlah gergaji itu.

Asahlah dimensi fisik, dimensi spiritual, dimensi mental dan dimensi sosial emosional Anda. Kebiasaan ini melingkupi kebiasaan-kebiasaan lain karena ia adalah kebiasaan yang membuat semua kebiasaan lain menjadi mungkin.

7 Keajaiban Dunia

“Aku telah menyaksikan tembok Babilonia yang perkasa yang di atasnya terbentang jalanan untuk kereta-kereta perang, dan patung Zeus di tepi sungai Alfeus, aku telah melihat patung Colossus dan gunung buatan piramid yang menjulang tinggi serta makam raya Mausolus. Namun ketika aku melihat kuil Artemis yang menjulang ke awan-awan, yang lain itu semuanya kehilangan keindahannya. Dan aku berkata, selain Olympus matahari tidak pernah lagi melihat apapun yang sedemikian agung.”

Puisi di atas ditulis oleh Antipater sekitar 140 tahun sebelum Masehi. Dalam puisinya Antipater, seorang pengembara dari Sidon, berkisah tentang 7 monumen yang agung, yakni kuil Artemis, mausoleum Helicarnasus, mercusuar Alexandria, piramida Giza, patung Colossus, patung Zeus dan taman gantung Babilonia.

Dari puisi inilah pertama kali muncul istilah 7 keajaiban dunia. Kuil Artemis dan mausoleum Helicarnasus di Turki, mercusuar Alexandria dan piramida Giza di Mesir, patung Colossus dan patung Zeus di Yunani serta taman gantung Babilonia di Iraq.

Satu-satunya 7 keajaiban dunia yang masih bertahan saat ini adalah piramida Giza yang dibangun sekitar tahun 2500 SM. Keajaiban dunia yang berumur paling pendek adalah patung Colossus yang tinggi menjulang di teluk kota Rhodes. Patung perunggu dewa Helios yang dibuat sekitar tahun 190 SM ini hanya bertahan sekitar 56 tahun sebelum dihancurkan gempa bumi. Jika diperhatikan baik-baik, patung Liberty yang terkenal itu ternyata meniru patung Colossus baik dari gaya, busana, ukuran maupun posisinya.

7 Bintang Kartika

Sebelum ada bioskop, televisi dan internet, tontonan utama manusia di malam hari adalah langit dengan gugusan bintangnya. Salah satu gugusan bintang yang paling cemerlang di langit adalah gugusan bintang Kartika yang terdapat pada rasi bintang Taurus yang berjarak 400 tahun cahaya dari bumi. Jika langit cerah, maka akan terlihat ada kabut nebula kebiruan yang mengisi ruang antar bintang di gugusan bintang tersebut.

Bintang Kartika disebutkan dalam al-Quran walaupun tidak secara eksplisit di awal surat an-Najm, “Demi bintang (an-Najm) ketika terbenam”. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan Sufyan ats-Tsauri, yang dimaksud an-Najm dalam ayat ini adalah bintang Kartika yang terbenam bersamaan dengan terbitnya fajar.

Di Inggris bintang Kartika dikenal sebagai Seven Sisters, di Yunani dikenal sebagai Pleiades, di Arab dikenal sebagai Tsurayya, di Babilonia dikenal sebagai Mulmul, di India dikenal sebagai Krittika, di Cina dikenal sebagai Mao, dan di Jepang dikenal sebagai Subaru.

Teknologi astronomi modern mengungkapkan bahwa bintang Kartika adalah sekelompok bintang yang berdekatan dan berusia sebaya sekitar 100 juta tahun yang lalu. Kabut nebula kebiruan yang terlihat menyelimuti ternyata tidak ada hubungannya dengan pembentukan kelompok bintang tsb. Dalam astronomi Pleiades terdiri atas 7 bintang utama, yakni Maia, Electra, Taygeta, Alcyone, Celaeno, Sterope, dan Merope ditambah dua bintang yang agak terpisah, yakni Atlas dan Pleione. Nama-nama ini diambil dari mitologi Yunani, Pleiades adalah tujuh orang putri pasangan dewa Atlas dan Pleione.

Fenomena Angka 7 dalam al-Hadits

Rasulullah banyak menyebutkan angka 7 dalam haditsnya.

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang diminta karena Allah, lalu memberi maka tujuh puluh kebaikan ditulis untuknya.” (HR. Baihaqi).

Ketika Rasulullah menerangkan hal-hal yang merusak, beliau membatasinya pada 7 hal. Beliau bersabda: “Jauhilah 7 hal yang merusak”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Ketika menerangkan orang-orang yang akan dinaungi Allah pada hari Kiamat, beliau membatasinya pada 7 golongan. “Tujuh golongan yang akan dinaungi Allah dengan bayangan-Nya pada saat tiada naungan kecuali dari bayangannya”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Ketika menerangkan kezaliman dan mengambil tanah orang lain tanpa alasan, beliau menjadikan angka 7 sebagai simbol azab pada hari Kiamat. Beliau bersabda, “Orang yang menzalimi orang lain walau hanya beberapa jengkal tanah, akan dikalungkan azab dari 7 bumi”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Tentang sebab-sebab kesembuhan, Rasulullah memerintahkan kita untuk membaca doa berikut 7 kali, “Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan apa yang kudapatkan dan kutakutkan”. (HR. Muslim).

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa makan 7 korma di pagi hari setiap hari, maka pada hari itu, dia tidak akan terkena racun dan sihir”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Rasulullah bersabda: “Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah, kecuali Allah menjauhkannya berkat puasa sehari itu dari neraka sejauh 70 musim gugur”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Rasulullah bersabda: “Aku diberi as-Sab’u sebagai ganti Taurat, al-Mi’in sebagai ganti Zabur, al-Matsani sebagai ganti Injil dan aku diberi keunggulan dengan al-Mufashshal”. (HR al-Baihaqi dan ath-Thabrani). As-Sab’u adalah 7 surat yang panjang.

Ketika mengajarkan cara berlindung kepada Allah untuk menghilangkan kegelisahan, Nabi memerintahkan kita untuk mengulang-ulang pembacaan ayat berikut sebanyak 7 kali, “Cukuplah Allah bagiku. Tidak ada Tuhan selain Ia. Kepada-Nya aku berserah diri. Dia adalah Tuhan Arasy yang agung”. (QS 9 At-Taubah : 129).

Nabi bersabda: “Aku diperintah untuk bersujud dengan 7 tulang”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Dalam manasik haji Rasulullah berthawaf di sekeliling Ka’bah sebanyak tujuh putaran, melakukan sa’i antara Shafa dan Marwa sebanyak tujuh kali, serta melempar jumrah juga sebanyak tujuh kali.